You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Wali Kota Jakarta Barat meninjau pengerukan di Kali Sepak
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Wali Kota Jakbar Pastikan Pengerukan Kali Sepak Berjalan Optimal

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah memastikan pengerukan sedimen lumpur di Kali Sepak, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan berjalan dengan lancar dan optimal.

"Ditargetkan selesai dalam waktu sekitar tiga bulan"

Pengerukan ini merupakan bagian dari upaya penanganan genangan yang tidak hanya berdampak pada wilayah sekitar Kali Sepak, tetapi juga kawasan lain di Kecamatan Kembangan.

Iin mengatakan, saat ini terdapat tiga unit ekskavator amfibi yang dioperasikan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat untuk melakukan pengerukan. Menurutnya, keberadaan alat berat tersebut mampu mengoptimalkan proses normalisasi kali.

Anwar Pimpin Kerja Bakti Cegah Genangan di Petogogan

"Saya rasa ketiga alat ini mampu melakukan pengerukan kali dengan optimal," ujarnya, Selasa (13/1).

Iin menjelaskan, dalam satu kali pengerukan, satu unit ekskavator dapat menghasilkan sekitar tujuh meter kubik sedimen. Jika dikalikan dengan tiga alat dan dua kali pekerjaan dalam sehari, maka volume sedimen yang dihasilkan cukup besar. Namun, perhitungan pengangkutan tetap disesuaikan dengan kapasitas armada truk yang tersedia.

"Jumlah truk yang ada saat ini sebanyak 10 unit. Jadi, perhitungan pengangkutan disesuaikan dengan kapasitas truk tersebut. Sepuluh truk ini akan mengangkut sedimen lumpur menuju Ancol," terangnya.

Menurutnya, panjang Kali Sepak kurang lebih 1,4 kilometer. Dalam pelaksanaan pengerukan, terdapat beberapa kendala, seperti proses pemindahan alat berat yang membutuhkan waktu serta durasi pengangkutan sedimen menuju Ancol.

"Pengerukan Kali Sepak ditargetkan selesai dalam waktu sekitar tiga bulan.

Mudah-mudahan dengan pengerukan kali yang berjalan optimal ini, Kali Sepak dapat menampung dan mengalirkan air lebih banyak, sehingga tidak ada lagi dampak limpasan air ke wilayah permukiman," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sudin SDA Jakarta Barat, Purwanti menambahkan, selain Kali Sepak, pihaknya juga tengah melakukan pengerukan di 11 titik lainnya, antara lain di Kali Mookervart dan kawasan Taman Palem.

"Pengerukan ini dilakukan secara bertahap di berbagai titik sebagai bentuk peningkatan kapasitas saluran dan badan air," ucapnya.

Terkait sheet pile yang bocor, khususnya di wilayah Rawa Buaya, Purwanti mengungkapkan, terdapat celah-celah yang sengaja dibuat oleh warga untuk saluran pembuangan air dari permukiman mereka.

"Kami telah berkoordinasi dengan RT, RW, serta pihak kelurahan agar warga mengalihkan saluran pembuangannya ke bagian depan agar tidak perlu melubangi dinding kali. Tim kami juga menyisir sepanjang Kali Mookervart untuk menutup kembali celah-celah pada sheet pile itu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6616 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1592 personTiyo Surya Sakti
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1542 personDessy Suciati
  4. Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

    access_time17-03-2026 remove_red_eye1532 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1449 personAldi Geri Lumban Tobing